Jika Sang Khalik menghendaki, maka semua manusia berkulit serupa, agama yang satu, tidak ada negara dan perbedaan. Perbedaan memang dikehendaki sang pemilik semesta. Perbedaan adalah hakekat penciptaan itu sendiri. Perbedaan itu indah!

Elena Bergaya Elsa

Elsa adalah salah satu karakter favoritnya.

Kristo

Suka sekali dengan Baymax

Wefie Berempat

Sayang gambarnya kurang naik

Momong Anak

Sepeda ini ecek2 tapi berjasa

Wefie

Ini sudah di-crop

Slider

25 September 2013

SMS = Selangkah Menuju Selingkuh



Idiom di atas bukanlah idiom baru. Saya mendengar istilah itu setidaknya sudah lebih dari satu dekade yang lalu, sekitar tahun 2003-an. Waktu itu, kalau tidak salah, lagi gencar-gencarnya layanan Short Message Service yang diluncurkan oleh beberapa provide telepon seluler yang waktu itu sudah ada, yaitu Indosat, Telkomsell dan Pro-XL.

Pada awalnya, biaya SMS sesama provider relatif murah yaitu sekitar Rp. 350, sedangkan antar operator lebih mahal yaitu sekitar Rp. 1000. Beberapa lama kemudian ada kebijakan atau gak tahu namanya, sehingga SMS antar operator pun juga menjadi Rp. 350. Nah, pada saat inilah, wabah SMS mulai melanda negeri ini. Mungkin memang masih terbatas pada kalangan tertentu, akan tetapi, tidak lama kemudian, wabah HP dan SMS menjamur hampir ke segenap lapisan masyarakat.

Pada periode selanjutnya, biaya SMS semakin murah saja, sehingga intensitas orang untuk SMS menjadi semakin tinggi, dan di sinilah mulai timbul wabah-wabah SMS di antara orang yang bukan ‘muhrim’ nya dan berkembang istilah SMS adalah selangkah menuju selingkuh.

Orang mulai membuka kembali hubungan lama, istilahnya CBLK, baik yang berarti Cinta Lama Bersemi Kembali, ataupun Cinta Lama Belum Kelar. Awalnya melalui SMS, lalu pelan-pelan jumpa darat. Itu sudah menjadi modus operandi dan mungkin banyak yang mengalaminya.

Akhir-akhir ini, idiom atau jargon Selangkah Menuju Selingkuh memang sudah hampir musnah. Bukan karena orang tidak lagi selingkuh :) akan tetapi, sekarang sudah banyak sekali sarana yang menyerupai SMS bahkan lebih interaktif dan lebih memudahkan untuk selingkuh berkomunikasi. Sekarang sudah ada berbagai media social, seperti facebook atau twitter, atau juga telah muncul layanan yang lain, seperti BBM, WA, LINE, KAKAO, WECHAT dan mungkin masih banyak lagi. Apakah itu berarti perselingkuhan semakin banyak? Wah saya tidak tahu.

 

11 July 2013

Sepenuh Nyawa Untukmu


Seiring air mengalir
Waktu berlalu dan berdesir
Latah ku menyebut kita
Meski tiada lagi kita
Aku adalah kau dan
Kau adalah aku
Tiada lagi keduanya

Dua telah menjadi satu
Nyawa menjadi padu
Separuh nyawa bukanlah impian
Satu hasrat, jiwa dan cinta
Menjelma menjadi makhluk
Nyata dan bercengkerama


Tertatih raga ini
Berderit tulang ini
Emosi kupaksa tiada berkutik
Hasrat berlebih kuhardik
Pun masih ada tangis dan isak
Keringat dan darah belum jua
Menjelmakan dirimu
Menjadi sepenuh-penuh manusia

Rapuh fana ini, tetap berselubung janji
Retak raga ini, berselimut api

Happy Anniversary

19 April 2013

UN 2013 Paling Sukses!!!!

Iya, Anda tidak salah membaca judul postingan ini di atas. Memang, menurut saya pribadi, penyelenggaran Ujian Nasional (UN) tahun ini, yaitu tahun 2013 adalah yang paling sukses. Paling sukses dalam sejarah penyelenggaraan Ujian Nasional di Republik tercinta ini. Anda sepakat? Mungkin tidak.
Saat ini hampir semua orang mengutuk UN 2013 yang karut marut. Menyatakan bahwa UN telah gagal, atau bahkan dengan berani menyatakan pemerintah telah gagal. Hmmm…saya akan coba mengajak Anda untuk melihat dari sisi lain, sehingga saya harap, Anda akhirnya dapat sependapat dengan saya bahwa UN tahun 2013 adalah UN yang paling sukses yang pernah ada.
1.      Ujian nasional yang telah diadakan selama ini hanyalah mengukur kemampuan siswa dalam menyerap atau menguasai materi pelajaran yang telah diberikan oleh guru. Tidak lebih tidak kurang. Akan tetapi, dalam UN 2013 ini, siswa tidak hanya diuji tentang penguasaan materi pelajaran, akan tetapi juga diuji dalam hal mentalitas, semangat juang dan kemampuan berpikir dalam kondisi yang kritis, tertekan dan penuh ketidakpastian. Pada Ujian Nasional yang sebelumnya, siswa dengan tenang dan suasana kondusif mengerjakan soal yang ada. Akan tetapi, dalam UN 2013, siswa diharuskan mengerjakan soal setelah menunggu jawaban lebih dari 4 jam. Itu pun penuh dengan ketidakpastian dan kelaparan. Ada juga penundaan hari, dan bahkan ada yang harus menunggu soal ujian di-fotocopy. UN 2013 benar-benar menguji mentalitas siswa dengan baik, bahkan fisik pun diuji karena ada beberapa siswa yang belum sempat makan siang.
2.      Dalam Ujian nasional yang sebelumnya, guru tidak banyak diuji. Paling-paling hanya diuji sampai di mana kemampuan menyampaikan materi pelajaran kepada anak didiknya. Akan tetapi, dalam UN 2013, guru pun juga diuji. Diuji bagaimana memberikan penjelasan kepada siswa, di mana guru itu pun sendiri sebenarnya tidak jelas duduk perkaranya. Para guru yang tidak tahu kapan soal akan sampai di sekolah, diharuskan memberikan penjelasan kepada siswa tentang kepastian pelaksanaan UN. Ini benar-benar ujian tingkat tinggi, dan hanya guru yang benar-benar teladan yang dapat melakukannya dengan baik. Dalam hal ini, Kepala Sekolah juga diuji karena sering menjadi sumber pertanyaan dari para guru dan siswa, padahal kepala sekolah itu pun juga tidak tahu kapan soal akan sampai.
3.      Ini yang paling luar biasa. UN 2013 juga menguji para pegawai dinas pendidikan, bahkan sampai eselon, bahkan sampai menterinya pun ikut diuji. Ini belum pernah terjadi di negara manapun. Menteri Pendidikan diuji bagaimana dapat mencari kambing hitam, atau diuji keahliannya dalam berkelit dari masalah yang ada.
Sebenarnya masih banyak lagi keunggulan-keunggulan UN 2013 ini, akan tetapi sepertinya tiga hal di atas sudah mewakili. Jadi saya pun sekarang yakin bahwa Anda sependapat dengan saya: UN 2013 adalah UN paling sukses sepanjang sejarah.

12 January 2013

Angie Titipkan Anak ke Orang Tuanya?

Terpindana kasus korupsi, Angelina Sondakh akhirnya divonis 4,5 tahun penjara dan denda Rp. 250 juta. Yakin dech, dia di penjara gak akan selama itu, pasti banyak remisinya :) Katanya dia tidak enak harus menitipkan anaknya selama berada di penjara. Gak enak sama orang tuanya karena merepotkan atau membebani.

Ya baguslah. Tapi kok dia tidak pernah merasa tidak enak telah melakukan korupsi ya? Apa karena korban korupsinya bukan anaknya? Apakah terlalu egois seperti itu? Kenapa tidak pernah ada pernyataan minta maaf, atau merasa tidak enak dengan teman partai? Tidak enak mencemarkan nama baik orang tuanya, tidak enak dengan para pembayar pajak dan sebagainya. Atau sampai sekarang dia tidak merasa bersalah atas tindakan korupsinya?

Waduh...

Lagi Kasus Perkosaan!!

Polisi berhasil menangkap lima orang pemuda pelaku pemerkosa siswi SMP di Desa Sukaluyu, Cianjur, Jawa Barat. Dua di antaranya masih bertatus pelajar.

Kasubag Humas Polres Cianjur AKP Ahmad Suprijatna mengatakan, keempat pelaku berinisial Ang (17), And (15), Yan (19) dan dua pelajar berinisial Er (18) dan Rah (17). Kelimanya ditangkap sepekan saat berada di rumahnya usai peristiwa melakukan tersebut.

Tahun 2013 diawali dengan berbagai kasus pelecehan seksual yang cukup menggemparkan, bagi di luar negeri, maupun di negeri kita tercinta ini.
 
"Tiga orang pelaku sehari-hari tidak memiliki pekerjaan alias menganggur sedangkan dua orang lainnya masih berstatus pelajar," kata Suprijatna, Kamis (10/1), seperti dilansir Antara.

Pelaku ditangkap, berdasarkan laporan korban, siswa salah satu SMP di Sukaluyu, Cianjur. Saat kejadian, korban dibawa para pelaku untuk makan nasi liwet di sebuah rumah kosong di Kampung Sampih, Desa Sukamulya, Sukaluyu.

Setelah makan nasi liwet, korban disuguhi minuman keras merk Intisari. Setelah korban pusing, para pelaku melakukan aksi bejatnya.

Para pelaku meninggalkannya begitu saja di dalam sebuah gubuk di tengah sawah yang tidak jauh dari TKP. Korban yang akhirnya siuman, melaporkan kejadian tersebut pada orang tuanya.

Bersama orangtuanya korban melakukan visum ke RSUD Cianjur dan selanjutnya melaporkan hal tersebut ke Polsek Sukaluyu. Mendapati laporan tersebut, petugas langsung melakukan pengembangan dan berhasil menangkap ke lima orang pelaku.

"Atas tindakannya, para pelaku akan dijerat dengan pasal perlindungan anak dengan ancaman pidana di atas 10 tahun. Kasusnya saat ini, ditangani Unit PPA (Perlindungan Perempuan dan Anak) Polres Cianjur," ujarnya.

11 January 2013

Mengapa Satu Hari 24 Jam?

Eh pernah mikir-mikir gak, kenapa satu hari satu malam itu ada 24 jam. Kemudian kenapa satu menit itu 60 detik atau satu jam itu 60 menit? Maksudnya kenapa dulu tidak mengasumsikan bahwa satu hari ada 60 jam, kemudian satu jam ada 12 menit, gitu?

He he...katanya sih, basis 60 itu sudah digunakan sejak jaman babilonia. Memang iya, pertanyaannya, kenapa mereka menggunakan angka 60?

Terus terang saya juga tidak tahu. Tapi pada suatu saat, ketika sedang bengong, saya teringat dengan pelajaran SD yang disebut KPK yaitu Kelipatan Persekutuan Terkecil. (Ini gak ada sangkut pautnya dengan Kasus Hambalang lho).

Jika kita ambil dua bilangan, misalnya 5 dan 7, maka KPK nya adalah 35. Kalau belum tahu, silakan tanya Bapak atau Ibu Guru :)

Nah, waktu itu orang sudah menggunakan basis 5 dan 10 karena memang jarinya ada lima dan jari  di kedua tangannya ada 10. Ketika mereka mencari bilangan yang lebih besar dari 10, maka mereka menggunakan KPK tersebut, meskipun namanya pasti bukan KPK. Jadi dari angka 2 dan 3, maka KPK nya adalah 6. Ketika memasukkan bilangan lanjutannya, yaitu 4, maka KPK dari 2, 3 dan 4 adalah 12. Nah, makanya ada satuan lusin yang setara dengan 12. Dengan menggunakan angka 12, maka memudahkan mereka jika ingin membagi sesuatu, karena merupakan KPK. Jika mereka mempunyai katakanlah, kambing 12, maka bisa dibagi 2, 3 atau dibagi 4. Ini lebih ke makna praktis.

Dalam satu hari (dilambangkan dengan matahari) maka mereka menggunakan angka 12 sebagai ukuran karena lama dan lebih dari jari tangan mereka. Demikian juga, malam (yang disimbolkan dengan bulan) juga mempunyai ukuran 12. Dengan demikian, satu hari satu malam ada 24 jam..

Lebih lanjut, KPK dari 2, 3, 4 dan 5 adalah 60. Sekali lagi, silahkan tanya sama Bapak atau Ibu Guru. Ketika mereka ingin membagi satu jam menjadi satuan yang lebih kecil lagi, maka digunakanlah angka 60 menit. Demikian juga ketika ingin membagi menit, digunakan angka 60 detik. Ini juga berlaku untuk ukuran derajad lho, di mana satu lingkaran sama dengan 360 derajad.

Saya tidak tahu itu benar atau salah, atau memang sudah ada riset tentang itu. Yang jelas, hal itu muncul di benak saya, sehingga tidak ada rujukan situs yang lain.

Mudah-mudahan Anda lebih tahu.

10 January 2013

Kutukan Segitiga Bermuda

Pesawat yang membawa jutawan fashion Italia, Vittorio Missoni dan lima orang lainnya hilang saat melintasi Laut Karibia. Penyebabnya masih misterius, ada yang menduga itu akibat kegagalan mesin, hingga diduga mereka diculik oleh para penyelundup obat-obatan terlarang.

Di tengah ketidakjelasan itu, muncul teori baru: pesawat beserta seluruh penumpangnya menjadi korban dari "Kutukan Los Roques", fenomena yang dikait-kaitkan dengan Segitiga Bermuda. Demikian dilaporkan media Inggris, The Guardian, seperti dilansir situs sains LiveScience (8/1/ 2013).
Pesawat nahas itu diketahui terbang 140 kilometer dari sebuah resor di kepulauan Los Roques ke Caracas, Venezuela, Jumat lalu, saat ia kemudian dinyatakan hilang. Posisinya saat lenyap ada di lautan terbuka.
Ini bukan kali pertamanya pesawat hilang di kawasan tersebut. Setidaknya 15 pesawat lain dilaporkan mengalami kondisi gawat, jatuh, atau menghilang sejak tahun 1990-an.
Pada 2008 lalu, misalnya, 14 orang dinyatakan tewas ketika pesawat yang mereka tumpangi menghilang saat menempuh rute yang sama dari Los Roques. Tak ada serpihan pesawat yang pernah ditemukan, dan hanya satu jasad yang berhasil dievakuasi. Demikian ungkap VolarenVenezuela, situs penerbangan sipil di Venezuela.
Sejumlah orang mengklaim, musibah itu adalah akibat dari gas metan dalam jumlah luar biasa yang dilepaskan dari dasar laut. Lainnya menawarkan teori aneh, tanpa dasar, bahwa penyebabnya mungkin alien dari luar angkasa yang bersembunyi di balik ombak. Bahkan ada yang menyebut, jiwa-jiwa dari peradaban Atlantis yang hilang ditelan ombak, ikut andil dalam musibah itu.

Mitos Segitiga Bermuda
Mungkin tak ada lokasi di dunia yang semisterius Segitiga Bermuda. Ia adalah wilayah laut di dalam garis imajiner yang menghubungkan tiga wilayah yaitu Bermuda, San Juan - Puerto Rico, dan Miami di Amerika Serikat.
Ada yang menyebutnya Segitiga Setanatau Devil Triangle, Limbo the Lost, Twilight Zone, dan yang paling tenar adalah sebutan Segitiga Bermuda -- terinspirasi dari artikel Vincent Gaddis di Majalah Argosy.
Sepanjang sejarah banyak pesawat dan kapal yang hilang misterius di lokasi tersebut. Penyebabnya, tak jelas. Spekulasi pun beredar: dugaa lubang hitam black hole, atau alien yang bersembunyi di bawah lautan, portal ke dimensi lain, gas methan, lokasi Atlantis yang hilang, hingga rumah iblis, Dajjal.
Namun, kemisteriusan Segitiga Bermuda ditepis secara ilmiah. Salah satunya dari Lembaga pemerintah Amerika Serikat, National Oceanic and Atmospheric  Administration (NOAA).   
"Angkatan Laut AS (US Navy) dan penjaga pantai (US Coast Guard) berpendapat bahwa tidak ada penjelasan supernatural untuk berbagai bencana di laut. Pengalaman mereka menunjukkan, kombinasi dari alam dan kesalahan manusia, mengalahkan penjelasan fiksi ilmiah paling terpercaya sekali pun."
Dua lembaga AS penguasa laut, US Navy dan US Coast Guard, juga menambahkan, tak ada peta resmi yang menyebut sebuah lokasi bernama Segitiga Bermuda. Badan Geografi AS (US Board of Geographic) juga tidak mengakui Segitiga Bermuda sebagai nama resmi.  

Selain Segitiga Bermuda, ada sejumlah wilayah yang disebut punya "kutukan" serupa. Ada Segitiga Michigan di Danau Michiga tempat hilangnya sejumlah awak kapal dan pesawat. Juga di Laut Sargasso -- di mana sejumlah kapal ditemukan berlayar mengarungi laut tenang Sargasso tanpa awak satu pun.
Ada lagi Laut Iblis (Devils Sea), yang dijuluki Segitiga Bermuda Pasifik di sekitar Pulau Miyake, selatan Tokyo. Legenda kuno menyebut, ada naga yang hidup di perairan sana -- yang membuatnya punya nama lain, "Segitiga Naga"

Sering Berganti Status Facebook = Kesepian

Punya teman yang mengganti status Facebook hampir tiap dua menit sekali? Atau men-Tweet?

Para ilmuwan kini menemukan alasan di balik seseorang yang teramat sering mengganti status Facebook mereka. Orang yang lebih sering mengganti status Facebook merasa tidak terlalu kesepian, meskipun status itu tidak ada yang mengomentari.

“Ide penelitian ini kami dapat saat berbagi kisah mengenai apa yang para sahabat kami tulis di Facebook saat kami sedang bersantai,” kata peneliti psikologi, Fenne Grobe Deters, dari Universitat Berlin, kepada LiveScience melalui sebuah email.

“Kami rasa akan menarik untuk meneliti bentuk komunikasi baru ini secara empiris.”

Fenne dan rekannya merekrut sekitar 100 mahasiswa di University of Arizona yang semuanya adalah pengguna Facebook. Semua peserta mengisi survei awal untuk mengukur tingkat kesepian, kebahagiaan, dan depresi mereka.

Mereka juga memberikan akses profil Facebook mereka kepada para penelitinya dengan berteman dengan tiruan pengguna yang dibuat untuk eksperimen tersebut.

Mahasiswa tersebut dikirimi sebuah analisis rata-rata status mingguan mereka. Beberapa peserta juga diminta untuk mengganti status mereka lebih banyak dibandingkan biasanya selama satu pekan ke depan. Selama pekan itu, semua peserta menjawab kuisioner online di pengujung hari mengenai suasana hati dan tingkat hubungan sosial mereka.

Tim ilmuwan menemukan, dibandingkan dengan kelompok mahasiswa yang tidak mengubah kebiasaan media sosial mereka, mereka yang sering menulis status merasa sedikit kesepian selama pekan itu.

Tingkat kebahagiaan dan depresi mereka tidak berubah, “menunjukan bahwa dampaknya berpengaruh terhadap tingkat kesepian,” seperti yang ditulis para penelitinya. Dan menurunnya tingkat kesepian dikaitkan dengan meningkatnya perasaan yang lebih terhubung secara sosial, yang menurut para ahlinya dianggap sebagai dampak positif dari mengganti status.

Menariknya, tim peneliti menemukan bahwa tingkat kesepian tidak bergantung pada apakah status tersebut meraih banyak komentar/Like dari teman Facebook mereka. Ada yang berasumsi bahwa kurangnya tanggapan terhadap status bisa dianggap sebagai bentuk penolakan, namun kegiatan menulis status itu sendiri membuat orang merasa lebih terhubung, seperti yang dikatakan para penelitinya.

Saat menuliskan status yang cerdas, para pengguna Facebook dalam hati sudah ingin perhatian. Dengan berpikir mengenai sahabat (atau setidaknya teman Facebook) mereka seperti sedang makan camilan sosial (social snacking).

“Sama seperti makanan ringan yang mengurangi rasa lapar untuk sementara sampai makan besar berikutnya, social snacking bisa membantu menutupi kurangnya interaksi sosial yang sebenarnya selama jangka waktu tertentu,” tulis para ilmuwannya dalam sebuah makalah yang dipublikasikan dalam jurnal “Social Psychological and Personality Science”.

Dengan jumlah pengguna satu miliar orang, kini Facebook telah menjadi fokus penelitian yang terus meningkat untuk menguak dampaknya terhadap sisi kehidupan sosial yang sebenarnya.

Saksi Perkosaan di India: Tidak Ada yang Menolong Selama Sejam

Masih ingat kasus perkosaan yang menghebohkan di India? Ada fakta baru yang terungkap lagi. Setelah diperkosa, mahasiswi India terkapar di jalan selama hampir satu jam dan tidak dipedulikan oleh para pejalan kaki yang melintas, demikian penuturan teman pria sang mahasiswi yang juga ikut diserang.

Mahasiswi berusia 23 tahun tersebut meninggal di rumah sakit dua pekan setelah dia diperkosa pada 16 Desember di sebuah bus di New Delhi. Peristiwa ini memicu gelombang protes di dunia yang mengkritik kegagalan pemerintah dalam menghentikan kekerasan terhadap perempuan.

Kesaksian sang teman pria dalam sebuah wawancara televisi makin menambah kemarahan publik. Dia mengatakan, dirinya dipukul dengan tongkat besi hingga pingsan sebelum dilemparkan keluar bus. Mereka terbaring di jalan selama 45 menit sampai akhirnya mobil polisi tiba. Tetapi kemudian para petugas membuang waktu yang lama untuk berunding ke mana mereka sebaiknya dibawa, kata pria tersebut.

"Kami terus berteriak kepada polisi, 'tolong beri kami pakaian' tapi mereka sibuk menentukan ke kantor polisi mana kasus kami sebaiknya diurus," kata pria itu dalam bahasa Hindi.

Juru bicara kepolisian Delhi, Rajan Bhagat, mengatakan kepada Reuters bahwa catatan GPS menunjukkan mobil polisi pertama mencapai tempat kejadian perkara empat menit setelah polisi mendapat panggilan, dan membawa kedua korban ke rumah sakit dalam waktu 24 menit.

Baik wanita maupun temannya tidak disebutkan namanya. Lima orang didakwa melakukan pemerkosaan dan pembunuhan dalam kasus tersebut  pada Kamis. Mereka harus hadir di pengadilan New Delhi pada Senin untuk mendengarkan dakwaan terhadap mereka, seperti yang dijelaskan pengadilan pada Sabtu.
Statistik resmi India mencatat, pemerkosaan terjadi setiap 20 menit.

Kemarahan di Twitter
Komentar teman pria tersebut menyebabkan gelombang kemarahan yang baru di Twitter. "Setelah membaca dan menonton wawancara Zee News, aku benar-benar terkejut dan malu menjadi orang India," kata akun @BarunKiBilli.

Pria tersebut juga menyerukan agar aksi protes terus dilanjutkan, namun mengatakan bahwa ia masih berharap agar orang lain datang untuk membantu temannya pada saat itu.

"Anda harus membantu orang-orang yang di jalan ketika mereka membutuhkan bantuan."

Teman pria tersebut mengatakan bahwa ia dan teman wanitanya itu diserang setelah selesai menonton film.

"Saat kami naik bus, mereka [para penyerang] melancarkan aksinya selama hampir dua setengah jam. Kami berteriak, mencoba agar orang lain mendengar kami. Tapi mereka mematikan lampu bus," katanya, seperti yang ditulis dalam transkrip wawancara.

Ketika mereka dilempar keluar, mereka memohon bantuan kepada orang yang lewat. "Ada beberapa orang yang berkumpul di sekeliling kami tapi tidak ada yang membantu. Sebelum polisi datang aku berteriak minta tolong, tetapi becak, mobil dan lainnya hanya lewat saja tanpa berhenti," tambah pria tersebut.