Jika Sang Khalik menghendaki, maka semua manusia berkulit serupa, agama yang satu, tidak ada negara dan perbedaan. Perbedaan memang dikehendaki sang pemilik semesta. Perbedaan adalah hakekat penciptaan itu sendiri. Perbedaan itu indah!

Elena Bergaya Elsa

Elsa adalah salah satu karakter favoritnya.

Kristo

Suka sekali dengan Baymax

Wefie Berempat

Sayang gambarnya kurang naik

Momong Anak

Sepeda ini ecek2 tapi berjasa

Wefie

Ini sudah di-crop

Slider

02 July 2014

Asal Usul Jokowi yang Sebenarnya


Menindaklanjuti kasus adanya opini atau penggiringan opini publik tentang asal-usul Jokowi, Capres nomor urut 2, maka Bawaslu akhirnya membentuk tim untuk menyelidiki asal-usul Jokowi tersebut. Tim yang dibentuk oleh Bawaslu ini bersifat independent, tidak terkait dengan Capres manapun dan dibiayai oleh APBN dan bekerja sama dengan pihak manapun yang netral. Untuk mendapatkan hasil yang valid, dikabarkan Bawaslu bekerja sama dengan TNI, Perwakilan ASEAN, AFTA, CIA bahkan NASA agar hasilnya benar-benar dapat dipertanggungjawabkan.

27 June 2014

Jawaban "surat terbuka dari Tasniem Fauzia" untuk Jokowi

 "Suratku untuk Yang Terhormat Bapak Jokowi,
Yang saya hormati Bapak Jokowi calon presiden Indonesia,
Dear Pak Jokowi, ini adalah surat dari salah satu anak bangsa Indonesia, yang ingin menyatakan beberapa hal kepada bapak, semoga ketika bapak membaca surat ini, bapak sedang sendiri, dan bisa menggunakan surat ini untuk perenungan bapak secara pribadi.

Jawab.
Saya bukan Jokowi, bahkan bukan salah satu dari tim sukses beliau dan lebih bahkan lagi, kenal pun tidak. Tapi saya memberanikan diri untuk menjawab surat Anda, karena saya yakin bahwa Bapak Jokowi sangat sibuk mempersiapkan diri dalam Pilpres 9 Juli besok. Mudah-mudahan Anda sudi membaca surat balasan ini, meskipun mungkin tidak layak menurut Anda. Saya yakin bahwa Jokowi sudah sering merenung secara pribadi, jauh sebelum Anda menulis surat ini.

Yang terhormat bapak Jokowi, ketika anda mengucapkan sumpah di bawah Al-Quran untuk menjadi gubernur DKI Jakarta, apakah anda masih ingat itu Pak? Mengapa bapak seolah-olah lupa dengan janji bapak kepada masyarakat dan juga janji bapak kepada Tuhan YME untuk melaksanakan tugas bapak hingga Jakarta beres?Saya hanya berharap Bapak masih ingat janji dan sumpah itu. Sebuah sumpah dan janji bukankah harus ditepati Pak…

Jawab.
Saya yakin bahwa Jokowi masih ingat sumpah yang diucapkan ketika dilantik menjadi Gubernur DKI. Peristiwa itu adalah sebuah peristiwa yang sangat penting dalam perjalanan hidup beliau. Demikian juga, saya yakin bahwa pasti Amien Rais pasti masih ingat sumpahnya ketika dilantik menjadi Ketua MPR RI. Saya harap bahwa Amien Rais telah menepati janji itu karena telah menjabat sampai habis masa berlakunya. Juga saya berharap bahwa Amien Rais masih ingat apa yang diucapkan ketika mendorong agar Prabowo Subiyakto harus di-mahmil-kan. Dalam hal ini sepertinya Amien Rais agak lupa, sehingga berikut saya lampirkan salah satu media yang telah mendokumentasikan ucapan beliau.


Yang terhormat bapak Jokowi, apakah menurut bapak, menurut hati nurani bapak yang paling terdalam, bapak mampu memimpin 250juta manusia dan rakyat Indonesia? Sedangkan tanggung jawab di Jakarta saja belum terpenuhi, Bapak malah mau mencoba mengemban tanggung jawab yang lebih berat lagi? apakah anda yakin MAMPU mengemban amanat 250 juta rakyat Indonesia yang kebanyakan masih kelaparan ini bapak? Saya mohon bapak bisa menggunakan hati nurani Bapak,pikiran jernih Bapak, bertanya kepada diri sendiri “Apakah saya mampu? Apakah saya punya kapabilitas untuk menjadi pemimpin dari tugas dan amanah yang tidak main-main ini?”

Jawab
Insya Allah Jokowi sanggup dalam memimpin 250 juta manusia di Indonesia. Jokowi telah mampu mensejahterakan 90% dari penduduk kota Solo, sehingga menjadi satu-satunya walikota di Indonesia yang terpilih kembali dengan perolehan suara di atas 90%. Akan tetapi, kejernihan hati Jokowi tetaplah belum cukup. Masih dibutuhkan peran serta dari rakyat semuanya, termasuk saya dan juga Anda sendiri, untuk tetap menjadi manusia yang juga menggunakan hati nuraninya masing-masing dan menjalankan tugas, tanggung jawab dan amanahnya masing-masing.


Yang terhormat bapak Jokowi, saya mohon anda mau menanyakan kepada batin bersih dan batin suci bapak, untuk bertanya kepada diri sendiri, apakah jika nanti anda terpilih menjadi presiden, tidak akan ada lagi pengaruh dari Ibu Megawati di mana Bapak punya keterikatan yang sangat besar dengan beliau, bahkan kita semua tahu ketika beliau menyuruh anda menjadi capres, anda pun harus nurut kepada Ibu Megawati, dan melanggar sumpah bapak ketika menjadi gubernur Jakarta?

Jawab:
Dari awal Jokowi sudah membuktikan diri, bahwa dirinya tidak bisa disetir oleh siapapun. Dengan berani Jokowi meminta untuk menentukan Cawapres-nya sendiri, tidak tergantung dari pengaruh siapapun. Dalam koalisi, juga terbukti bahwa Jokowi mensyaratkan suatu syarat yang aneh dalam koalisi di Indonesia, yaitu TANPA SYARAT! Artinya sejak awal sudah terbukti bahwa Jokowi tidak bisa dipengaruhi oleh siapapun, dalam konteks, pengaruh yang buruk. Rakyatlah yang sebenarnya sangat mempengaruhi Jokowi. Keberpihakan kepada rakyat kecil, merupakan suatu bukti kuat, bahwa Jokowi tidak mandiri, tidak independen dalam membuat suatu keputusan. Semua keputusan Jokowi selalu dipengaruhi oleh rakyat kecil, kepentingan rakyat kecil, sehingga muncul istilah koalisi rakyat.


Bapak, mohon tanyakan kepada sanubari bapak yang terdalam, dari mana anda dan team anda akan mendapatkan dana yang begitu besar untuk melakukan program-program yang nanti akan anda implementasikan jika menjadi presiden, semua program yang bapak sebutkan ketika debat beberapa waktu silam, seperti pembelian drone, program kesehatan, pendidikan, dan lainnya itu semua, butuh dana, dan dari mana asalnya selain dari menaikkan pajak Pak? Kalau dari Pak Prabowo sudah sangat jelas, akan diamankannya kekayaan alam bangsa Indonesia yang bocor yang nilainya ribuan trilyun itu per tahunnya untuk dijadikan modal program-program kebaikan pendidikan dan kesehatan. Kalau dari Bapak, dari mana Pak dananya? Sedangkan sekarang APBN kita sudah dalam kondisi defisit?

Jawab:
Mbak Tasniem Fauzia yang terhormat. Saya yakin bahwa Anda tidaklah gaptek tentang dunia informasi dan internet. Coba tolong lihat berapa trilyun uang yang berhasil diselamatkan oleh Jokowi ketika menjabat sebagai Gubernur DKI. Uang itu semuanya adalah hasil dari proyek anti bocor yang diterapkan oleh Jokowi dan tentu saja, bekerja sama dengan Ahok, yang nota bene merupakan kader Partai Gerindra. Silahkan browsing sendiri Mbak, karena saya yakin Anda sudah tahu mengenai hal itu.

Pak Jokowi, mohon anda tanyakan ke lubuk hati anda yang paling terdalam pertanyaan ini, "Apakah saya bisa berjanji kepada diri saya sendiri dan Tuhan YME untuk membela NKRI dari penjajahan asing dalam bentuk penguasaan kekayaan alam kita, sumber daya minyak, gas, tembaga, emas,semua tambang mineral kita, kekayaan darat, laut, udara Indonesia?" dan "Apakah saya sanggup dan punya keberanian untuk melakukan renegosiasi dengan pihak asing yang mengklaim pulau-pulau Indonesia sebagai daerah wilayah mereka?Apakah saya yakin saya punya kemampuan untuk memimpin dan mempertahankan keutuhan bangsa kita ini?"


Jawab:
Insya Allah Jokowi sanggup.

Bapak Jokowi yang saya hormati, anda begitu disanjung-sanjung oleh Amerika, anda dimasukkan di majalah Fortune misalnya, dan kita tahu kebanyakan penguasa kekayaan alam di Indonesia ini adalah negara Amerika yang selalu memuji-muji anda. Apakah jika nanti anda harus duduk berdiplomasi dengan negara amerika atau negara adidaya mana pun yang telah menguasai hajat hidup kami orang banyak ini, anda bisa LEBIH mengutamakan kepentingan kami sebagai rakyat Indonesia? Pak Jokowi, ada satu hal yang Amerika lupa, Founding Father kita pernah berpesan kepada kita semua bangsa Indonesia: "Ingatlah...ingatlah...ingat pesanku lagi: Jika engkau mencari pemimpin, carilah yang dibenci, ditakuti, atau dicacimaki asing, karena itu yang benar. Pemimpin tersebut akan membelamu di atas kepentingan asing. Dan janganlah kamu memilih pemimpin yang dipuja-puja asing, karna ia akan memperdayaimu"

Jawab:
Mbak sekarang ada di mana? Mungkin saya perlu ingatkan juga bahwa Amien Rais dulu juga sekolah di Amerika. Apakah berarti orang yang sekolah di Amerika berarti mementingkan Amerika dari pada Indonesia. Apakah orang yang sekolah di Eropa berarti sangat pro barat?

Bapak Jokowi yang terhormat, ada satu pertanyaan yang sangat mengganjal batin kami, dalam karir Pak Jokowi beberapa tahun terakhir ini, Bapak sering blusukan ke tempat-tempat, dan sering diikuti dan diliput oleh wartawan. Pak Jokowi juga sempat masuk got dalam suatu acara, dan di situ banyak sekali wartawan meliput. Yang ingin saya tanyakan pak, dan ini mohon di jawab dengan hati nurani saja, apakah tidak terbesit sama sekali, bapak kemana-mana, sering ada wartawan yang meliput termasuk ketika masuk got ini, apakah ini ikhlas seutuhnya, atau karna di situ ada media supaya bisa jadi bahan cerita Pak? Bukankah akan lebih terpuji Pak jika blusukan-blusukan itu tidak perlu diliput dan disiarkan di semua media massa?

Jawab:
Bersedekah, baik sembunyi-sembunyi atau tidak, sama baiknya. Sembunyi, akan menjadi baik dengan tujuan tidak menjadi riya. Tidak sembunyi, juga menjadi baik jika bertujuan agar orang lain juga ikut bersedekah. Apa perlu Jokowi melarang wartawan untuk mengikutinya?

Bapak Jokowi yang saya hormati, kemarin di debat terakhir tentang Pertahanan bangsa, bapak bilang, “Akan kita bikin rame kalo ada yang mau ngeclaim wilayah kita jadi wilayah mereka”, dengan bapak bilang seperti ini, mohon tanyakan kepada hati bapak : "Apakah saya sanggup untuk mengorbankan jiwa dan raga saya sendiri untuk tumpah darah Indonesia seperti yang telah pak Prabowo lakukan berkali-kali dalam jejak hidupnya?"

Jawab:
Kapan ya prabowo mengorbankan jiwa dan raganya untuk negara? Orangnya masih hidup dan baik-baik saja. Apakah demi negara orang lalu boleh menghilangkan kebebasan orang lain? Apakah atas dasar demi negara, maka boleh menghilangkan warga negara itu sendiri? Jokowi itu orang sipil, jadi tidak pernah berperang secara militer. Tapi Jokowi bertempur dengan ‘cara lain’. Mensejahterakan PKL, mengatur perkampungan kumuh, meningkatkan pendapatan daerah DKI, mengurangi banjir Jakarta.

Bapak Jokowi, semoga bapak mau merenungkan pertanyaan-pertanyaan, semoga anda berkenan menjawab surat ini dengan hati nurani bapak. Surat ini tidak perlu dibalas, surat ini hanya untuk perenungan pribadi anda sebagai bangsa Indonesia yang tentunya ingin Indonesia ini menjadi negara yang bermartabat, berdaulat, adil, makmur, dan rakyatnya tidak terjajah lagi oleh bangsa asing. Sekali lagi, tanyakan kepada diri sendiri "Apakah saya mampu?"
Surat tulus dari anak bangsa Indonesia,
Nijmegen,
26 Juni 2014
Tasniem Fauzia"

Jawab:
Jokowi menang tidak membalas kok, tenang saja.

Jawaban dari anak kampung Indonesia


Note: Mudah-mudahan sesuai dengan hati nurani Anda, Semoga usaha batik Anda sukses dan Salam juga buat Mas Hanafi.

Un-Friend Facebook? Mengapa Tidak??

Teman saya berkata, “Masak sih, hanya gara-gara pilpres sampai unfriend facebook?”

Spontan saya nyeletuk, “Lho mengapa tidak?” Teman saya agak kaget, lalu saya teruskan, “Wall di Facebook bagi saya ibarat televisi. Saya berhak menentukan siaran apa saja yang saya tonton. Jika ada sebuah acara yang tidak saya sukai, bikin saya eneg, mengapa saya harus memaksa diri untuk menonton? Ini secara umum, tidak hanya berkaitan dengan pilpres saja!”

Teman saya manggut-manggut saja.

Saya kembali meneruskan, “Ini bukan berarti hubungan silahturahmi menjadi putus. Hanya membatasi apa yang membuat saya tidak nyaman ya tidak usah saya paksakan untuk menjadi nyaman. Dalam dunia nyata juga seperti itu, misalnya ada teman atau tetangga yang tiap hari ngajak nongkrong di Pos Ronda. Apakah kita harus mengikuti terus. Tentunya tidak. Akan tetapi, suatu saat ya..kita nongkrong bareng lah….ada kesusahan kita juga tetap bantu-bantu kok”


Kita harus punya filter yang sesuai dengan diri kita sendiri. Kita bisa saja berteman dengan orang yang suka makan pedas, padahal saya paling anti makanan pedas. Kalau dia maksa-maksa kita makan pedas, ya…tunggu dulu lah….tapi kalau dia mengajak kita jalan-jalan dan ngobrol-ngobrol saja….ya…why not?

25 June 2014

Benarkah Ramalan Joyoboyo tentang Noto Nagoro

Setiap lima tahun sekali, ada event besar di Indonesia, yaitu pemilu. Dan setiap lima tahun itu pulalah, orang mulai teringat lagi, meskipun hanya sepotong-potong tentang ramalan dari Joyo boyo (Jaya baya). Siapakah beliau? Menurut wikipedia, beliau adalah Maharaja Jayabhaya adalah raja Kadiri yang memerintah sekitar tahun 1135-1157. Nama gelar lengkapnya adalah Sri Maharaja Sang Mapanji Jayabhaya Sri Warmeswara Madhusudana Awataranindita Suhtrisingha Parakrama Uttunggadewa. Lebih lengkapnya silahkan langsung ke TKP.

Beliau juga sangat terkenal dengan ramalan tentang siapa yang memimpin negeri Indonesia tercinta ini. Berbagai tafsir telah dilakukan, banyak yang setuju, banyak pula yang tidak setuju, sekedar mencocok-cocokkan yang sudah ada. Terminologi Noto Nagoro yaitu tentang siapa yang akan memimpin Indonesia, sekarang Presiden, juga sangat terkenal. Dari SoekarNO sampai SoeharTO ramalan itu banyak yang mengaggap sebagai suatu kebenaran. Hanya setelah periode Soeharto, ramalan itu menjadi semakin menarik untuk dicocok-cocokkan dengan teori Cucoklogi.

Ada yang menginterpretasikan bahwa No, setelah Soeharto adalah Habibie, yang dalam bahasa Jawa kurang lebih berarti SoetrisNO...hmmm...masih masuk. Tapi setelah itu sangat kesulitan untuk menghubungkan antara GO dengan Gus Dur yang menjadi presiden setelah Habibie.

Ada juga yang mengatakan bahwa setelah Noto, maka ada Goro-goro. Itu memang tidak sepenuhnya salah, akan tetapi setelah SoekarNO pun juga ada Goro-goro :)

Ada juga yang sekedar iseng dengan mengkaitkan RO terakhir dengan Rhoma Irama.....akan tetapi itu hanyalah guyon dan sangat tidak terbukti. 

Tetapi ada lagi interpretasi yang baru yaitu bahwa setelah NOTO maka ada spasi. Spasi dapat diartikan sebagai jeda, di mana interpretasinya adalah presiden yang memerintah tidak sampai 5 tahun. Mereka adalah Habibie, Gus Dur dan Megawati. Ketiga presiden tersebut tidak sampai 5 tahun menjadi presiden. Angka 5 memang telah ditetapkan sebagai periode presiden, setidaknya itu yang tertuang di UUD.

Setelah spasi, ada NA lagi, atau lebih luas NO. Ini tentu saja kita tahu yaitu YudhoyoNO. Tidak terbantahkan. Memerintah jelas-jelas lebih dari 5 tahun, bahkan mungkin menjadi presiden Indonesia pertama yang naik dan turun secara pemilu.

Sampai di sini masih OK. Lalu, berarti presiden yang terpilih 9 Juli 2014 besok adalah GO! Siapa itu GO? Kita hanya punya dua calon 1. Prabowo dan 2. Jokowi. Keduanya, meskipun menggunakan nama lengkap tidak ada yang berhubungan dengan GO.



Tapi, tunggu dulu. Jika A = 1 dan Z = 26 maka G = 7 dan O = 15. Jika kita jumlahkan maka menjadi:
GO = 7 + 15 = 22. GO adalah sama dengan DUA DUA. Berarti berdasarkan ramalan Joyo Boyo, pemilu 9 Juli 2014 akan memenangkan presiden yang erat kaitannya dengan DUA.

Kebetulan? 

16 June 2014

PUSH: Pray Until Something Happened

Alkisah, terdapat suatu kelompok doa yang sangat terkenal karena doa-doanya yang sangat manjur sekali. Konon, apa yang didoakan oleh kelompok itu, pasti terkabul. Tidak ada doa yang tidak terkabulkan dari kelompok doa tersebut. Di daerah itu sebenarnya ada banyak kelompok doa, dengan berbagai dinamika yang ada. Akan tetapi, hanya ada satu kelompok doa tersebut, yang selalu berhasil mengabulkan permintaan atau doa seseorang. Ada kelompok doa lain, yang setelah berdoa sekian lama, berhenti, karena tidak terkabul doanya.

Hal itu menarik perhatian seorang pemuka agama untuk meneliti mengapa hal tersebut bisa terjadi. Setelah melakukan penelitian secara seksama, maka dapat ditarik suatu kesimpulan yang sederhana dari kelompok doa tersebut. Rahasia itu adalah bahwa mereka selalu berdoa dan berdoa terus menerus sampai doa itu dikabulkan. Jika mereka harus berdoa selama 1 minggu, maka mereka pun berdoa selama satu minggu hingga dikabulkannya doa tersebut. Pada kesempatan lain, mereka berdoa terus menerus selama 1 bulan sampai doa mereka terkabul. Bahkan mereka pun sanggup berdoa terus menerus setiap harus selama 1, 2 atau bahkan bertahun-tahun sampai doa mereka dikabulkan.


Tidak ada rahasia yang sulit atau menjadi rahasia yang sebenarnya tentang doa.

17 May 2014

Caleg dari (Partai) Golput

Pemilu untuk Legislatif sudah selesai 9 April kemarin. Tinggal menunggu Pemilihan Presiden. Dari pemilu ke pemilu, baik legislatif, presiden atau pun kepala daerah, selalu saja ada isu Golput.  Selalu saja ada orang-orang atau para pemilih yang tidak menggunakan hak-nya dengan berbagai alasan. 

Pihak pemerintah, LSM atau pun KPU juga sudah berupaya untuk mengurangi jumlah golput. Bahkan banyak juga caleg-caleg yang ikut mengkampanyekan anti golput. Akan tetapi, golput masih saja tetap ada dalam jumlah yang relatif banyak. Meskipun, mungkin berkurang, akan tetapi secara prosentase, pemilih golput melebihi perolehan prosentase partai pemenang pemilu 2014. Demikian juga pada pemilu-pemilu sebelumnya.

Iseng-iseng, sebenarnya ada cara yang cukup efektif untuk mengurangi golput. Tapi cara ini rahasia lho....dan jangan sekali-sekali mengusulkan kepada KPU atau lembaga lain. Caranya begini, Anggaplah golput itu sebuah partai. Lalu ditentukan juga caleg-caleg dari partai golput. Calegnya dapat diambil dari para narapidana atau koruptor kelas kakap atau pernah ada!!!!

Para koruptor, penjahat, atau pembunuh jadikanlah caleg dari partai golput. Jika nanti perolehan suara golput banyak, yang calegnya juga banyak yang duduk di dewan terhormat!

Dengan cara ini dijamin, pasti.....................TAMBAH BUBAR!!!!!!!!!!!

04 May 2014

Jokowi (bukan) Pilihan Terbaik

Ketika tulisan ini dibuat, belum ada pengumuman resmi dari KPU tentang hasil Pemilihan Legislatif 9 April 2014. Meskipun demikian, berbagai lembaga survey telah merilis hasil survey mereka, yang kurang lebih sama, yaitu menempatkan PDIP sebagai pemenang Pemilu Legislatif 9 April 2014. Tetapi kemenangan PDIP tidaklah mutlak, bahwa kemungkinan masih di bawah ambang untuk mencalonkan Presiden dan Wakil Presiden. Tentunya ini menjadikan PDIP harus berkoalisi dengan partai lain untuk memenuhi syarat batas minimal untuk mencalonkan Presiden dan Wakil Presiden.

Berbagai skenario telah muncul. Setidaknya ada nama Jokowi dari PDIP, Prabowo dari Gerindra dan ARB dari Golkar. Sebenarnya masih banyak skenario lain, seperti Anies Baswedan, Mahfud MD, hingga Si Raja Dangdut Rhoma Irama. Jika diurutkan sebenarnya masih banyak lagi, seperti Dahlan Iskan atau pun Wiranto dan sebenarnya sudah gembar gembor mau mencalonkan diri menjadi Presiden, didampingi oleh salah satu Raja Media Harry Tan. Belum lagi memasukkan nama JK....

Mengingat adanya aturan ambang batas atau syarat minimal perolehan suara, atau parlemen, maka paling banyak hanya 4 calon atau banyak yang memperkirakan hanya 3 pasangan Calon Presiden dan Wapres. Jokowi sudah jelas dicalonkan PDIP karena setidaknya sudah ada dukungan koalisi dari Partai NasDem. Lalu apakah Jokowi adalah pilihan yang terbaik?

Agak sulit menentukan siapa pilihan terbaik untuk memimpin negeri ini. Mungkin benar ada jargon yang mengatakan bahwa 'Kebenaran hanyalah opini yang diulang-ulang! Ketika ada kampanye di berbagai media tentang PS dengan segala kebaikannya, maka orang lupa akan kebenaran tentang pelanggaran HAM yang dilakukan oleh PS, atau juga tentang fakta bahwa PS, sebagai seorang ayah, kesulitan mendidik satu-satunya anaknya. Bagaimana kalau harus mengurus jutaan anak orang?

Fakta tentang lumpur lapindo, juga sering mulai disamarkan. Meskipun jelas-jelas ada ribuan orang dan ribuan hektar lahan yang terendam lumpur lapindo, akan tetapi orang mulai samar, ini siapa penyebabnya. Siapa kah yang paling bertanggung jawab terhadap bencana Lapindo? atau ini bencana atau ketolololan Lapindo? Mungkin benar ada jargon 'Melawan Lupa'.

Apakah Jokowi pilihan terbaik? Saya pribadi mengatakan TIDAK. Jokowi bukanlah pilihan terbaik untuk memimpin negeri ini. Lalu siapa pilihan terbaik? Saya juga tidak tahu. Menurut saya, Jokowi bukan pilihan terbaik, hanya sayangnya tidak ada lagi yang lebih baik. Kita tidak leluasa memilih calon berdasarkan pameran kebaikan. Mungkin untuk sementara ini, kita hanya disuguhi dengan keleluasaan terbatas, yaitu untuk memilih calon dengan ke-tidakbaik-an yang minimal. Yach...apa mau dikata......

Yang terbaik, mungkin Anies Baswedan, tapi.....siapakah yang akan mencalonkan beliau? atau tepatnya, apa keuntungan partai jika mencalonkan Anies Baswedan menjadi Presiden? 

Menurut Anda?

21 April 2014

Ziddu membayar (lagi) penggunanya




Ketika lagi iseng-iseng molor, eh ada email bunyinya kurang lebih seperti ini:

Greetings from Ziddu!
We are glad to inform you that Ziddu is now paying for unique downloads as well as downloading 'Ziddu Pay' app.
1) Now you can promote you Ziddu links and get paid.
2) Download 'Ziddu Pay' app from your member area. Run the app, stay more time to earn more money.
What are you waiting for ... start using Ziddu.

Thanking You!
Ziddu Team

Lho dulu kan pernah punya akun di ziddu, terus setiap ada yang download kita diberi uang oleh ziddu. Tapi tiba- tiba dihapus. Lihat artikelnya di sini. Langsung saya coba lihat rangking alexa-nya si ziddu itu. Eh rupanya terjun bebas……

Nah itulah, mungkin yang memotivasi pihak manajemen ziddu untuk mulai memberlakukan pembayaran lagi bagi penggunanya. Dan sekitar pertengahan April ini, rangkingnya sudah lumayan lagi sekitar seribuan naik sedikit lah…

Tapi rupanya ada yang berbeda dengan sistem pembayaran dari ziddu. Untuk setiap file yang di download, honornya diturunkan sepersepuluhnya….weik…..tapi gak papa. Rupanya manajemen punya model lagi, yaitu punya app yang harus kita download, kita instal di komputer kita untuk memaksimalkan pendapatan penggunanya.

Iseng-iseng saya coba dan ternyata pendapatan dari app ini lumayan juga. Artinya lumayan adalah dari pada kita tidak mendapat apa-apa lho! Kalau Anda mengharapkan bisa hidup dari ini….yach…..bangun aja dech…jangan tidur melulu…..mimpinya ngaco….

Tertarik. Silahkan klik di sini.

Bikin akun di situ, lalu jangan lupa untuk download app dan menginstall di komputer Anda. Jika Anda seorang karyawan dan selalu On line, maka pendapatannya lumayan. Coba saja, toh tidak ada ruginya. Ini screen shot earning saya

 Pada bagian My Earnings terdiri dari dua, yaitu ziddu pay dan download. Pada Ziddu pay tertera berapa jam Anda mengaktifkan App yang telah Anda install di komputer Anda. Semakin lama On Line maka semakin tinggi pendapatan dari ini. Sedangkan From download berasal dari file Anda yang di upload dan telah di download oleh orang lain.

Sedangkan di bagian kanan bawah komputer Anda akan ada ikon kecil, yang jika di klik akan muncul seperti ini:

Lihat tuh, ada My Earnings dan My Files....
So...jadi upload lah file sehingga mempebesar peluang pendapatan Anda. Pembayaran jika sudah mencapai 2 Dollar! Ini sangat rendah dibandingkan Adsense yang 100 Dollar (nunggunya lama kali....). Setiap minggu jika sudah mencapai 2 Dollar akan dibayarkan, bisa melalui akun paypal.

OK? Tertarik lagi pakai Ziddu?




03 April 2014

Tips belanja online



Berbelanja sesuatu secara online (melalui internet) memang sudah menjadi trend tersendiri di kalangan masyarakat. Barang-barang yang dijual atau ditawarkan secara online pun sangat beragam, dari sepatu, jepit rambut, sampai mobil, rumah atau pun perhiasan yang harganya mencapai milyaran rupiah. Situs yang memfokuskan diri untuk menjual atau menjadi media perantara antara pembeli dan penjual pun sudah sangat banyak.

Penjualan secara online juga sudah menciptakan banyak para milyader di dunia, banyak di antaranya yang masih muda. Kita semua pasti tahu tentang media sscial Facebook yang menggantungkan pendapatannya dari iklan, yang tentu saja sangat berkaitan dengan penjualan barang dan/atau jasa secara online.

Akan tetapi, sebenarnya memang tidak semua penjualan barang melalui online adalah positif. Beberapa waktu yang lalu, disinyalir banyak produk kosmetik palsu yang ditawarkan secara online. Penjualan barang ‘haram’ memang efektif menggunakan jalur internet, karena dapat langsung mengarah pada end user tanpa adanya campur tangan dari pihak-pihak lain. Penjual tidak perlu ijin kepada siapa pun untuk membuat situs dan menawarkan barangnya, atau sekedar menggunakan situs jual beli yang sudah ada.

Saya sendiri, kebetulan, adalah salah satu dari sekian banyak penikmat barang online. Semenjak menikah dan punya anak, di mana saya dan istri saya semuanya adalah pekerja, maka tidak banyak waktu yang tersedia untuk membeli produk buat anak. Makanya, banyak baju atau pun perlengkapan lain yang kami beli secara online, bahkan makanan pun pernah. Dan, Thanks God, kami belum pernah tertipu. Tertipu dalam arti barang tidak sampai, atau barang tidak sesuai spesifikasi, atau keliru transfer, situs abal-abal dan sebagainya. Berbelanja online itu hemat waktu dan banyak barang yang ditawarkan dengan harga yang murah karena tidak ada biaya untuk display barang seperti layaknya di toko konvensional.

Lho kok bisa? Lha ini akan saya share tips untuk berbelanja secara online. Tenang saja, blog ini bukan blog jual beli, jadi tidak ada tendensi apa-apa.

1.   Sebisa mungkin belilah produk dari situs yang telah menggunakan domain TLD (Top Level Domain). Misalnya beli produk dari situs tokonya.com, atau tokonya.biz atau yang sejenisnya. Usahakan tidak berbelanja di situs yang masih menggunakan domain gratisan, misalnya di blog (kayak blog ini he he…), wordpress atau pun yang lain. Saat ini banyak sekali domain gratisan, so….tips nya sederhana jika ada situs yang tanda (.) titiknya dua itu adalah second domain. Contoh. Tokoonline.barang.com…..harusnya tokoonline.com saja atau barang.com saja. (ini hanya contoh lho).

2.    Chek dahulu situs tersebut. Lihat siapa pemiliknya, kapan terdaftar atau pun didaftarkan oleh siapa. Coba visit di sini misalnya, lalu masukkan nama domain toko online yang Anda mau cari informasinya. Di situ nanti akan tertera kapan situs itu mulai aktif. Misalnya begini, ada sebuah produk MLM yang menampilkan rekeningnya yang kebanjiran transferan sejak dua tahun yang lalu. Padahal situs itu baru berumur 2 bulan!! he he…..tapi kalau memang Anda yakin yang gak papa. Semakin tua umur situs, biasanya semakin terpercaya toko tersebut.

3.     Sekiranya memang membeli dari situs titipan, misalnya dari Facebook atau Blogspot atau Wordpress, atau yang lain, carilah informasi terlebih dahulu. Misalnya, tanya teman yang sudah pernah beli produk di sana. Atau kalau Facebook lihat jumlah friend-nya dan kapan mulai aktif akunnya. Semakin banyak friend-nya dan semakin lama aktif, biasanya semakin baik kinerja dari owner-nya. Jika masih ragu, cari mutual friend, lalu tanyalah.

4.   Anda tetap bisa saja berbelanja dari situs seperti berniaga atau tokobagus. Tidak masalah, saya juga pernah. Nah tipsnya adalah sebisa mungkin COD (cash on delivery). Ini memang membuat area kita menjadi semakin sempit, tapi mungkin lebih baik dari pada kita dirugikan. Saya yang tinggal di Semarang pernah beli makanan dari Jakarta. Saya kontak penjualnya, lalu saya tanya mau COD gak? Dia jawab mau. Lalu pas teman saya ke Jakarta saya titip…dan enak lho makanannya…

5.   Jangan ragu-ragu untuk berbelanja secara online, akan tetapi usahakan jangan tergesa-gesa. Produk seperti sepatu kadang mengecewakan karena bentuk kaki orang yang macam-macam. Atau jangan mengutamakan warna ketika beli pakaian. Penjual mungkin tidak bermaksud menipu, tetapi mungkin mata kita yang bias melihat warna di layar monitor atau gadget Anda.

6.    Jangan ragu-ragu untuk bertanya dan yang penting adalah, jangan merasa rugi kalau nanti toh jumlah uang Rp. 50 ribu Anda terbuang. Dunia belum kiamat kok dengan rugi Rp. 50 ribu. Gak usah lapor polisi, ntar orang yang menipu kita pasti juga tutup sendiri tokonya. Dan seperti yang saya sampaikan, sudah hampir 4 tahun kami sering berbelanja online, belum pernah tertipu dan mudah-mudahan tidak pernah tertipu.

OK?  Silahkan berbelanja secara cerdas.

24 March 2014

Pamrih Pengusaha yang Mendukung Jokowi Menjadi Presiden

Beberapa waktu yang lalu, Jokowi resmi mencalonkan diri menjadi Calon Presiden RI pada Pemilu 2014. Ini masih mencalonkan dan.....jika PDIP mampu memperoleh setidaknya 20% kursi di DPR RI. Jika tidak, maka pasti ada tarik ulur dengan partai lain, karena pencalonan Capres dan Cawapres setidaknya mempunyai 20% di parlemen. Tapi, sepertinya, tanpa mendahului kehendak-Nya, PDIP mampu mencapai angka 20% bahkan mungkin melebihinya secara signifikan... He he....

Sebelum Jokowi resmi mengumumkan penerimaan mandat dari Megawati, disinyalir ada banyak sekali pengusaha yang diundang ke kediaman Megawati. Jelas kita bisa menebak bahwa ini pasti berhubungan dengan 'modal'. Modal yang cukup besar untuk menjadi presiden. Bukan uang receh. Kita mencatat bahwa untuk PilPres 2004, SBY dibiayai oleh JK. Yach....JK cukup tajir untuk membiayainya sendiri, dengan dibantu oleh beberapa saja koleganya. Untuk pemilu 2009, SBY tidak ada yang membantu...lalu dari mana biayanya? Belum diungkap secara resmi. Mungkin dari Century atau mungkin dari sumber lain, yang kata AU tidak jelas :)



Lha.....apakah para pengusaha yang datang ke kediaman Megawati sebelum pencapresan Jokowi juga merupakan cukong untuk Jokowi. Jika Iya.....pasti ada pamrihnya dunkk....

Prabowo yang mencukongi pencalonan Jokowi-Ahok sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur DKI juga punya pamrih. Yang jelas tampak adalah bahwa ingin didukung menjadi CaPres pada pemilu 2014 ini. Jadi wajarlah, jika PS cukup galau ketika PDIP tidak mendukungnya menjadi Capres....sampai bikin puisi segala.....

Kembali ke topik semula, bagaimana jika para pengusaha yang mungkin mencukongi Jokowi itu punya pamrih. Apa nanti gak repot Jokowi? Harus balas jasa, tahu diri, balas budi dan lain sebagainya.....

Pamrih kurang lebih berarti maksud yang tersembunyi untuk memperoleh keuntungan pribadi. Sepertinya pamrih itu berarti negatif ya......tapi gimana dengan ini, ketika seseorang berbuat baik kepada sesamanya, dia tidak mengharapkan apapun dari temannya, tetapi mengharapkan pahala dari Tuhan. Apakah ini bukan pamrih? Ini kan juga memperoleh keuntungan pribadi, berupa pahala dari Tuhan?

Teman saya mengatakan, kalau itu bukan pamrih. Ya lalu apa namanya? Teman saya tidak bisa menjawab. Saya sendiri menyimpulkan bahwa mengharapkan pahala dari Tuhan juga merupakan pamrih. Jadi dalam hal ini, pamrih bisa berarti negatif bisa berarti positif.

Ini adalah definisi saya sendiri, Anda protes? Silahkan buat definisi sendiri :)
Jadi dalam hal ini, kalau pun banyak pengusaha yang mendukung atau pun mendanai Jokowi Nyapres, saya berharap bahwa pamrihnya adalah demi kepentingan diri mereka masing-masing. Lho kok.....Iya... ini tidak salah ketik.

Ketika seorang pemimpin mampu memimpin dengan baik, maka keadilan akan tercipta. Entah dari mana, dalam 1 tahun, APBD DKI meningkat lebih dari 30 T. Padahal tidak ada pendapatan yang mencolok....Banyak dugaan bahwa angka ini adalah jumlah yang dijadikan 'bancaan' para penyelenggara Propinsi DKI pada periode sebelum-sebelumnya. Wuih.....

Keadilan di Indonesia, diharapkan terjadi di bawah kepemimpinan Jokowi, menjadikan iklim usaha yang kompetitif, tidak banyak setoran dan persaingan sehat. Mudah-mudahan hal inilah yang diharapkan oleh para cukong Jokowi. Dengan demikian, mereka akan berbisnis dengan lebih baik karena aparat bersih. Mereka pamrih bukan dari proyek balas budi, tetapi dari ketertiban dalam bernegara dan tentunya iklim yang kondusif untuk berbisnis. Bisnis bagi semua orang, bukan bagi segelintir orang yang dekat dengan kekuasaan tanpa melihat kompetensinya.

Sekian.

21 February 2014

Inilah 7 Ulah Jokowi yang Menyebabkan Kemacetan

Anda Jokowi Hater? Atau pemuja Jokowi. Berikut adalah 7 Ulah Jokowi yang jelas-jelas menambah macetnya Kota Jakarta tercinta.
  1. PNS jadi sering masuk kerja. Sebelum Jokowi, kita tahu bahwa banyak PNS yang masuk kerjanya tidak rutin. Jam masuknya juga tidak jelas karena terlambat juga tidak masalah. Tidak masuk kerja juga tidak terlalu menjadi perhatian atasan. Sekarang, karena Jokowi tertib, maka para PNS jadi rajin masuk kantor. Ini tentunya menambah jumlah kendaraan di jalan, dan tentu saja menjadi semakin macet
  2. Kebiasaan blusukan. Gubernur yang dulu-dulu jarang keliling, karena tahu itu akan menambah kemacetan. Tapi Gubernur Jokowi tidak peduli dan sering saja melakukan kegiatan di luar kantornya. Ini jelas-jelas menambah kemacetan.
  3. Akibat kebiasaan blusukan ala Jokowi, maka para PNS dan aparat pemerintah juga sering melakukan blusukan. Entah terpaksa atau suka rela. Tapi apa pun itu, yang jelas semakin banyak kendaraan yang melintas di jalan. Ujungnya, ya jalan lebih macet.
  4. Jokowi sering melakukan perbaikan jalan. Lihat saja, setelah hujan dan banjir mereda, langsung diadakan perbaikan jalan. Jalan yang tadinya dua lajur, menjadi satu lajur karena yang satu sedang diperbaiki. Ya...jadi lebih macet...
  5. Jokowi merealisasikan proyek Monorel dan MRT. Proyek ini sudah lama sekali direncanakan, tetapi belum berjalan juga. Setelah dijalankan Jokowi, beberapa ruas jalan di Jakarta terpaksa harus ditutup karena adanya pembangunan proyek tersebut. Akibat penyempitan jalan tersebut, ya tentunya lebih macet. 
  6. Jokowi melarang adanya kendaraan melintas di jalur Busway. Sebenarnya ini sudah kebijakan lama, akan tetapi baru dilaksanakan secara tegas sekarang. Dulu orang dengan seenaknya melintas di jalur busway, tetapi sekarang tidak boleh bahkan didenda sangat tinggi. Tentu saja, jalur busway menjadi semakin sepi dan jalan non busway semakin macet.
  7. Jokowi juga mengambil kebijakan merapikan beberapa terminal dan mengintegrasikan dengan MRT. Hal ini tentu saja, menambah macet karena pembongkaran terminat dan juga pembangunan ulangnya. 
Itulah 7 Ulah Jokowi yang menambah kemacetan Jakarta kita tercinta. Anda setuju? Terserah. Anda boleh Share artikel ini, karena sudah di publish sehingga menjadi milik publik :)

Akan tetapi, saran saya, hati-hati jika ingin men-share artikel ini. Jadi Anda tidak perlu repot-repot mundur dari pekerjaan Anda sekarang, apalagi Anda seorang Dosen.

Wwkwkwkwkwkwkwkwk