Jika Sang Khalik menghendaki, maka semua manusia berkulit serupa, agama yang satu, tidak ada negara dan perbedaan. Perbedaan memang dikehendaki sang pemilik semesta. Perbedaan adalah hakekat penciptaan itu sendiri. Perbedaan itu indah!

Elena Bergaya Elsa

Elsa adalah salah satu karakter favoritnya.

Kristo

Suka sekali dengan Baymax

Wefie Berempat

Sayang gambarnya kurang naik

Momong Anak

Sepeda ini ecek2 tapi berjasa

Wefie

Ini sudah di-crop

Slider

21 April 2014

Ziddu membayar (lagi) penggunanya




Ketika lagi iseng-iseng molor, eh ada email bunyinya kurang lebih seperti ini:

Greetings from Ziddu!
We are glad to inform you that Ziddu is now paying for unique downloads as well as downloading 'Ziddu Pay' app.
1) Now you can promote you Ziddu links and get paid.
2) Download 'Ziddu Pay' app from your member area. Run the app, stay more time to earn more money.
What are you waiting for ... start using Ziddu.

Thanking You!
Ziddu Team

Lho dulu kan pernah punya akun di ziddu, terus setiap ada yang download kita diberi uang oleh ziddu. Tapi tiba- tiba dihapus. Lihat artikelnya di sini. Langsung saya coba lihat rangking alexa-nya si ziddu itu. Eh rupanya terjun bebas……

Nah itulah, mungkin yang memotivasi pihak manajemen ziddu untuk mulai memberlakukan pembayaran lagi bagi penggunanya. Dan sekitar pertengahan April ini, rangkingnya sudah lumayan lagi sekitar seribuan naik sedikit lah…

Tapi rupanya ada yang berbeda dengan sistem pembayaran dari ziddu. Untuk setiap file yang di download, honornya diturunkan sepersepuluhnya….weik…..tapi gak papa. Rupanya manajemen punya model lagi, yaitu punya app yang harus kita download, kita instal di komputer kita untuk memaksimalkan pendapatan penggunanya.

Iseng-iseng saya coba dan ternyata pendapatan dari app ini lumayan juga. Artinya lumayan adalah dari pada kita tidak mendapat apa-apa lho! Kalau Anda mengharapkan bisa hidup dari ini….yach…..bangun aja dech…jangan tidur melulu…..mimpinya ngaco….

Tertarik. Silahkan klik di sini.

Bikin akun di situ, lalu jangan lupa untuk download app dan menginstall di komputer Anda. Jika Anda seorang karyawan dan selalu On line, maka pendapatannya lumayan. Coba saja, toh tidak ada ruginya. Ini screen shot earning saya

 Pada bagian My Earnings terdiri dari dua, yaitu ziddu pay dan download. Pada Ziddu pay tertera berapa jam Anda mengaktifkan App yang telah Anda install di komputer Anda. Semakin lama On Line maka semakin tinggi pendapatan dari ini. Sedangkan From download berasal dari file Anda yang di upload dan telah di download oleh orang lain.

Sedangkan di bagian kanan bawah komputer Anda akan ada ikon kecil, yang jika di klik akan muncul seperti ini:

Lihat tuh, ada My Earnings dan My Files....
So...jadi upload lah file sehingga mempebesar peluang pendapatan Anda. Pembayaran jika sudah mencapai 2 Dollar! Ini sangat rendah dibandingkan Adsense yang 100 Dollar (nunggunya lama kali....). Setiap minggu jika sudah mencapai 2 Dollar akan dibayarkan, bisa melalui akun paypal.

OK? Tertarik lagi pakai Ziddu?




03 April 2014

Tips belanja online



Berbelanja sesuatu secara online (melalui internet) memang sudah menjadi trend tersendiri di kalangan masyarakat. Barang-barang yang dijual atau ditawarkan secara online pun sangat beragam, dari sepatu, jepit rambut, sampai mobil, rumah atau pun perhiasan yang harganya mencapai milyaran rupiah. Situs yang memfokuskan diri untuk menjual atau menjadi media perantara antara pembeli dan penjual pun sudah sangat banyak.

Penjualan secara online juga sudah menciptakan banyak para milyader di dunia, banyak di antaranya yang masih muda. Kita semua pasti tahu tentang media sscial Facebook yang menggantungkan pendapatannya dari iklan, yang tentu saja sangat berkaitan dengan penjualan barang dan/atau jasa secara online.

Akan tetapi, sebenarnya memang tidak semua penjualan barang melalui online adalah positif. Beberapa waktu yang lalu, disinyalir banyak produk kosmetik palsu yang ditawarkan secara online. Penjualan barang ‘haram’ memang efektif menggunakan jalur internet, karena dapat langsung mengarah pada end user tanpa adanya campur tangan dari pihak-pihak lain. Penjual tidak perlu ijin kepada siapa pun untuk membuat situs dan menawarkan barangnya, atau sekedar menggunakan situs jual beli yang sudah ada.

Saya sendiri, kebetulan, adalah salah satu dari sekian banyak penikmat barang online. Semenjak menikah dan punya anak, di mana saya dan istri saya semuanya adalah pekerja, maka tidak banyak waktu yang tersedia untuk membeli produk buat anak. Makanya, banyak baju atau pun perlengkapan lain yang kami beli secara online, bahkan makanan pun pernah. Dan, Thanks God, kami belum pernah tertipu. Tertipu dalam arti barang tidak sampai, atau barang tidak sesuai spesifikasi, atau keliru transfer, situs abal-abal dan sebagainya. Berbelanja online itu hemat waktu dan banyak barang yang ditawarkan dengan harga yang murah karena tidak ada biaya untuk display barang seperti layaknya di toko konvensional.

Lho kok bisa? Lha ini akan saya share tips untuk berbelanja secara online. Tenang saja, blog ini bukan blog jual beli, jadi tidak ada tendensi apa-apa.

1.   Sebisa mungkin belilah produk dari situs yang telah menggunakan domain TLD (Top Level Domain). Misalnya beli produk dari situs tokonya.com, atau tokonya.biz atau yang sejenisnya. Usahakan tidak berbelanja di situs yang masih menggunakan domain gratisan, misalnya di blog (kayak blog ini he he…), wordpress atau pun yang lain. Saat ini banyak sekali domain gratisan, so….tips nya sederhana jika ada situs yang tanda (.) titiknya dua itu adalah second domain. Contoh. Tokoonline.barang.com…..harusnya tokoonline.com saja atau barang.com saja. (ini hanya contoh lho).

2.    Chek dahulu situs tersebut. Lihat siapa pemiliknya, kapan terdaftar atau pun didaftarkan oleh siapa. Coba visit di sini misalnya, lalu masukkan nama domain toko online yang Anda mau cari informasinya. Di situ nanti akan tertera kapan situs itu mulai aktif. Misalnya begini, ada sebuah produk MLM yang menampilkan rekeningnya yang kebanjiran transferan sejak dua tahun yang lalu. Padahal situs itu baru berumur 2 bulan!! he he…..tapi kalau memang Anda yakin yang gak papa. Semakin tua umur situs, biasanya semakin terpercaya toko tersebut.

3.     Sekiranya memang membeli dari situs titipan, misalnya dari Facebook atau Blogspot atau Wordpress, atau yang lain, carilah informasi terlebih dahulu. Misalnya, tanya teman yang sudah pernah beli produk di sana. Atau kalau Facebook lihat jumlah friend-nya dan kapan mulai aktif akunnya. Semakin banyak friend-nya dan semakin lama aktif, biasanya semakin baik kinerja dari owner-nya. Jika masih ragu, cari mutual friend, lalu tanyalah.

4.   Anda tetap bisa saja berbelanja dari situs seperti berniaga atau tokobagus. Tidak masalah, saya juga pernah. Nah tipsnya adalah sebisa mungkin COD (cash on delivery). Ini memang membuat area kita menjadi semakin sempit, tapi mungkin lebih baik dari pada kita dirugikan. Saya yang tinggal di Semarang pernah beli makanan dari Jakarta. Saya kontak penjualnya, lalu saya tanya mau COD gak? Dia jawab mau. Lalu pas teman saya ke Jakarta saya titip…dan enak lho makanannya…

5.   Jangan ragu-ragu untuk berbelanja secara online, akan tetapi usahakan jangan tergesa-gesa. Produk seperti sepatu kadang mengecewakan karena bentuk kaki orang yang macam-macam. Atau jangan mengutamakan warna ketika beli pakaian. Penjual mungkin tidak bermaksud menipu, tetapi mungkin mata kita yang bias melihat warna di layar monitor atau gadget Anda.

6.    Jangan ragu-ragu untuk bertanya dan yang penting adalah, jangan merasa rugi kalau nanti toh jumlah uang Rp. 50 ribu Anda terbuang. Dunia belum kiamat kok dengan rugi Rp. 50 ribu. Gak usah lapor polisi, ntar orang yang menipu kita pasti juga tutup sendiri tokonya. Dan seperti yang saya sampaikan, sudah hampir 4 tahun kami sering berbelanja online, belum pernah tertipu dan mudah-mudahan tidak pernah tertipu.

OK?  Silahkan berbelanja secara cerdas.