Jika Sang Khalik menghendaki, maka semua manusia berkulit serupa, agama yang satu, tidak ada negara dan perbedaan. Perbedaan memang dikehendaki sang pemilik semesta. Perbedaan adalah hakekat penciptaan itu sendiri. Perbedaan itu indah!

Elena Bergaya Elsa

Elsa adalah salah satu karakter favoritnya.

Kristo

Suka sekali dengan Baymax

Wefie Berempat

Sayang gambarnya kurang naik

Momong Anak

Sepeda ini ecek2 tapi berjasa

Wefie

Ini sudah di-crop

Slider

19 January 2017

Biaya Perpanjangan STNK Naik 300% Edan, Rezim GILA

Belum lama ini, jagad dumay dipenuhi oleh viral tentang kenaikan biaya perpanjangan STNK yang katanya mencekik! (prolog-nya cukup heboh nih). Katanya naik sampai 150% bahkan ada yang menulis sampai dengan 300%!!! Edddyaan…….terus ada lagi tambahan bahwa ini dikarenakan rezim ini atau itu yang…embuhlah…..aku males ngebaca-nya..

Detik pertama, saya langsung mikir, duh, kok naiknya banyak bingitzz….itu grobag othok owor bisa-bisa malah menjadi beban kalau naik 3 kali lipat…….lebih parah lagi, beberapa teman saya yang ekonominya jauh lebih baik (ditunjukkan dengan kendaraan yang lebih dari 1 buah) juga mengeluh…..lha..kalau dia mengeluh, gimana dengan saya…….haruskah berkeluh-keluh?

Rencananya tanggal 6 Januari 2017 kenaikan itu resmi diberlakukan. Nah, pada tanggal 5 Januari 2017, antrean perpanjangan STNK di Kawasan Simpang 5 Semarang benar-benar menggila.   Wuih….

Akhirnya, karena tanggal 17 Januari adalah batas ulang tahun grobag, maka Senin tanggal 16 Januari 2017 saya memberanikan diri ke SAMSAT untuk melakukan perpanjangan STNK. 

Antriannya sepi, bahkan cenderung kosong. Langsung saya ke counter dan langsung membayar…..lah….kok sama persis dengan yang tahun lalu……….detik kemudian, petugas counter berkata, tunggu sebentar Pak, nanti dipanggil lagi.
Agak dheg-dheg-an saya menunggu, takutnya nanti dipanggil untuk dimintai yang 2 kali lipatnya…..
Gak sampai 2 menit dipanggil lagi, dan disodori kuitansi seperti ini


“Ini kenaikannya ya Mas?” Tanya saya
“Iya pak,” jawab petugas counter tegas
“Lho Cuma Rp. 50 rb?” tanya saya agak heran.
“Iya Pak, mohon uang pas,” petugas itu sambil tersenyum memandang saya.

Saya segera membayar tambahan biaya tersebut, sambil berkata.”Lha kalau naiknya Cuma Rp. 50 rb kok kemarin ribut banget ya,,,pake acara mau demo, koar-koar di sosmed, pakai ngantri kayak gitu?”

Petugas cuma tersenyum sambil berkata,”Iya pak, mohon maaf ada antrian di belakang Bapak'.

Duh….ini yang salah siapa ya? Ternyata sekarang ada tambahan Rp. 25 Rb dan untuk mobil ada tambahan Rp. 50 Rb. Itu saja! Tidak ada tambahan lain.

Ada lagi yang naik yaitu biaya administrasinya, bukan biaya perpanjangan STNK. Jadi jika yang lama Rp. 50 rb naik menjadi Rp. 150 rb atau naik sekitar seratus ribu, per lima tahun. Dasar Bigot... itu pun untuk Bea Balik Nama bukan perpanjangan……

Makanya…tabayyun…tabayyun….check and re-check…jangan asal njeplak……


18 January 2017

Grab di Semarang?

Saya adalah orang yang tinggal di Semarang, yang kebetulan berada di Yogyakarta tempat kelahiran saya. Saya memang rutin secara berkala berkunjung ke Yogya, karena selain merupakan kota kelahiran saya, juga sungkem kepada Ibu saya yang sampai sekarang tinggal di Yogyakarta.

Pada waktu itu, saya sekeluarga, dengan seorang istri dan dua anak saya (mudah2an tidak terbalik kata seorang dengan dua) akan bepergian ke rumah kerabat kami yang berada di daerah Bener, sekitar SMA N 2 Yogyakarta. Seperti biasa, navigator saya melihat peta andalannya untuk melihat traffic yang ada. “Wah, macet berat Bap!” kata navigator saya yang juga merangkap sebagai istri. Macet diidentifikasikan dengan warna merah merona di peta. Ya, sudahlah, daripada capet injak gas rem kopling, gas rem kopling, mending kita naik Go Car saja.

Ternyata cukup lama juga mendapatkan Driver Go Car yang stand by. Mungkin ini memang jam sibuk, karena dalam rangka liburan Natal 2016 dan Tahun baru 2017. Tapi akhirnya memang dapat juga meskipun posisinya agak jauh dan kami pun bersedia menunggu.

Waktu ngobrol di perjalanan, Driver malah bercerita memang biasanya cukup lama mendapatkan Driver Go Car, ini karena tidak ada sistem bonus, sehingga banyak Driver ‘memilih’ order yang lokasinya tidak terlalu jauh dari posisi semula. O, baru tahu saya. Berikutnya, Driver tersebut malah menyarankan jika terburu-buru untuk menggunakan Grabcar saja. Katanya, Grabcar ada sistem bonus, jadi Driver akan mengejar bonus itu dengan mengambil semua orderan yang masuk. O, masuk akal lah pikirku. Tapi ternyata saya dan istri saya belum menginstall aplikasi Grab karena memang di Semarang belum ada. Driver itu lalu memberikan informasi bahwa Grab akan hadir di Semarang pada Januari 2017 ini. 

Baiklah, kata saya. Nanti kalau sudah sampai Semarang, saya install Grab dan nunggu Januari 2017 untuk mencoba melakukan order.

Tapi…ini sudah Januari dan tanggalnya pun sudah 18. Ternyata tidak ada kabar bahwa Grab hadir di Semarang. Yah….tunggu saja


#Update, katanya sekarang Go Car ada sistem bonus lagi.